Panti, Atensipublik.com, –
Tambal sulam yang dilakukan di Jalan Lintas Sumatera di kecamatan Panti Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman dinilai abai terhadap keselamatan pengendara.
Pasalnya, pekerja tak memasang papan pemberitahuan atau tanda bahwa di jalan tersebut ada perbaikan. Pantauan atensipublik.com, Rabu (26/03/2025),
Ada beberapa titik badan jalan yang belum ditambal. Sejatinya, jalan yang hendak ditambal sulam memang harus dibuat lubang terlebih dahulu. Kemudian baru diaspal lagi. Tapi yang jadi perhatian di sini adalah sisa galian yang membentuk sebuah lubang.
Para pengendara, khususnya roda dua terlihat berhati-hati ketika melewati jalan yang hendak ditambal itu. Tapi tak sedikit juga pengendara yang ngebut tanpa mengetahui jika di lokasi itu ada lubang.
Hal itu lantas membuat pengendara was-was ketika melintasi jalan yang berlubang karena perbaikan. Wajar saja, karena di sekitar lubang jalan yang akan ditambal itu tidak diberi tanda.
Hampir saja jatuh, seperti terkena jebakan. Pengendara pun tidak mengetahui jika ada lubang di lokasi itu. “Saya hampir jatuh,” kata Pratama (28),
salah seorang pengendara lainnya, Aul asal Kecamatan Padang Gelugur ini mengatakan kritikannya.
seharusnya pihak pekerja yang melakukan tambal sulam di Jalinsum itu memperhatikan hal-hal penting.
Diantaranya tanda atau pemberitahuan supaya pengguna jalan mengetahui di lokasi itu ada perbaikan. “Boro-boro plang. Tanda garis putihnya saja enggak ada,” ucapnya.
Begitu juga Ismil Husni (30), pengendara lainnya ikut menilai jika pekerja yang menambal Jalinsum di Di kecamatan Panti-Padang Gelugur itu kurang profesional.
Pekerja telah melupakan sarana informasi bagi pengendara jika di jalan itu ada perbaikan. “Terutama pengendara motor, kalau posisinya ngebut terus jatuh ke lubang itu bisa bahaya,” tandasmya
Sementara dilain sisi, team media ini masih berupaya melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap para penanggung jawab pekerjaan ini.
Oloan