Berbalas Pantun : Kini Ormas KRUBMD Belitung Rencana Laporkan Balik Hidayat Arsani Ke Polres 

  • Bagikan
Tokoh Ormas Belitung saat Sampaikan Isi Petisi.(Ist)

Pangkalpinang atensipublik.com – Suhu politik di Negeri Serumpun Sebalai meninggi lagi tensinya. Hal ini dipastikan pasca pernyataan sikap Ormas -Komite Reformasi Untuk Belitong Masa Depan- yang berencana melaporkan balik pihak Gubernur pasca salah satu tokoh di Belitung dilaporkan Gubernur kemarin di Polda, Jumat 28 November 2025.

““Kami akan melaporkan Hidayat Arsani jam 9 ini ke Polres Belitung. Laporan yang disampaikan Hidayat Arsani itu kami nilai pencemaran nama baik karena apa yang disampaikan KRUBMD itu adalah fakta,” ujar juru bicara KRUBMD, Suryadi Saman dikutip timelinesID, Jumat pagi.

Sementara itu dalam rilis yang diterima redaksi, dikatakan bahwa Komite Reformasi Untuk Belitong Masa Depan menilai bahwa pihak Gubernur sedang melakukan serangkaian Politik Bedincak Ala Hidayat Arsani.

“Minggu ini rakyat Bangka Belitung disuguhi hiburan rakyat bedincak oleh Gubernurnya, seolah-olah provinsi ini tidak ada masalah, semua baik-baik saja,” demikian paragraf pertama rilis.

Ormas KRUBMD juga mengaku menemukan fakta-fakta pasca diskusi panjang dengan pihak Sekjen dan Dirjen Kemendagri, menyoal retaknya hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Source: sosmed FB

Ada tiga poin yang menjadi sorotan Ormas KRUBMD.

Pertama, Kemendagri sangat prihatin terhadap masalah Kepemimpinan Gubernur Wakil Gubernur di Provinsi Babel yang berlarut-larut sampai saat ini.

Kedua. Kemendagri sudah pernah mengutus seorang Dirjen untuk menemui Gubernur, tapi terkesan Hidayat Arsani selalu mencari alasan untuk tidak mau bertemu.

Dan Ketiga. ada tiga masalah hukum yang melibatkan Gub-Wagub Babel saat ini, dari kasus “recehan” hutang hotel Rp 22 juta, kasus “nasional” ijazah palsu, sampai kasus “masalah bangsa” yaitu dugaan KORUPSI Rp 500 Milyar yang melibatkan Hidayat Arsani, seperti yang sudah dilaporkan ke KPK oleh Corruption Investigation Committee (CIC) pada 10 November 2025,” tulisnya dalam keterangan persnya.

Masalah-masalah diatas telah memicu fenomena yang semakin tidak serumpun dan tidak sebalai seperti yang dirasakan selama 25 tahun ini oleh masyarakat Belitong akibat slogan kosong KESETARAAN yang selama ini dijadikan fondasi rapuh Provinsi ini.

“Kami meminta supaya Hidayat Arsani menghentikan politik bedincak yang selama ini dimainkan, seolah-olah tidak ada masalah, tetapi dibalik tarian itu nyatanya terdapat masalah inkonsistensi dan arogansi leadership,” sambungnya.

Pihak Ormas juga mengajak masyarakat luas untuk turut serta menyadarkan pemimpin kita, “Apabila ternyata tidak bisa, mari bersama-sama kita SANDARKAN demi kebaikan rakyat Bangka Belitung,” tutup rilis.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *