Pangkalpinang atensipublik.com – Fenomena banjir rob, atau masuknya air laut ke daratan akibat naiknya permukaan laut terutama saat fase pasang maksimum, baik karena pasang, badai, maupun perubahan iklim, saat ini terjadi hampir di sepanjang pantai timur pulau Bangka, Senin 8 Desember 2025.
Berdasarkan data dari BPBD Pemkot Pangkalpinang, Banjir Rob di Senin pagi tadi sempat merendam sedikitnya tiga kecamatan, yakni di Pangkal Balam, dimana banjir rob terdeteksi merendam kawasan Ketapang, Ampui, dan Rejosari.
Lainnya lagi di kecamatan Tamansari, air pasang menggenangi wilayah Opas, Kampung Seberang, Pasar Trem, hingga jalur aliran Sungai Rangkui.
Selain itu. banjir rob juga terjadi di kecamatan Bukit Intan, genangan muncul di Pasir Putih, Pasir Padi, area wisata Pantai Pasir Padi, serta Temberan.
Perlu diketahui, fenomena banjir musiman ini bisa menjadi berbahaya bagi para pemilik kendaraan. Dikarenakan air pasang atau rob tadi, memiliki kandungan garam yang tinggi sehingga bersifat korosif.
Di tiga kecamatan terdampak, kendaraan warga yang kerap diabaikan atau dibiarkan terendam oleh air pasang yang biasanya asin tadi, secara perlahan akan menimbulkan karat pada rangka kendaraan sekaligus sifat korosif tadi membuat rangka kendaraan rentan alami karat.
Titik kerusakan pada bagian kendaraan di bagian bawah seperti leher knalpot, suspensi, as roda dan bagian bawah mesin turut menjadi titik serbu karat. Bahkan anti karat sekalipun sesekali tembus jika perawatan kendaraan minim dilakukan.
Bagian rem di keempat roda mobil atau dua roda motor juga merupakan sasaran empuk dari bahaya karat akibat dilumuri air asin ketika kendaraan anda melewati genangan air. Bahayanya adalah, sifat mencengkeram rem di kaliper dan cakram yang terkena korosif karat jadi berkurang, imbasnya pengereman kendaraan akan jadi ancaman bagi penggunanya.
Untuk itu kepada pembaca yang kebetulan kendaraannya terkena genangan akibat nekat menerobos banjir rob, ada baiknya segera mampir ke tempat pencucian mobil/motor terdekat. Agar sifat korosif dari air asin laut seminimnya bisa dinetralisir.
Apabila kendaraan terlanjur melewati genangan, pemilik disarankan segera mencuci bagian kolong dan ruang mesin serta melakukan pemeriksaan ke bengkel untuk mencegah kerusakan jangka panjang. (LH/berbagai sumber)












