Tudingan Pungli Dishub Pangkalpinang Cuma Asumsi Belaka, Kepala UPTD : Justru Tiap Tahun Kami Capai Target

  • Bagikan

Pangkalpinang atensipublik.com – Di Oktober 2025 kemarin, ramai berita terkait tudingan sejumlah pihak menyoal adanya dugaan pungli sebesar 20ribu rupiah pada para Jukir yang bernaung dibawah UPTD Dishub Pemkot Pangkalpinang, Selasa 25 November 2025.

Bukan cuma mempermasalahkan setoran semata, arah tudingan malah menghunus ke bidang penyelewengan PAD. Sebuah aksi sepihak yang layak untuk dikroscek kebenarannya.

Namun, benarkah demikian? Apakah sebegitu busuknya karakter para punggawa penghasil Pendapatan Asset Daerah di UPTD Dishub Pangkalpinang?

Untuk itu, atensipublik.com pada Selasa pagi 25 November tadi, berhasil melakukan wawancara pada Kepala UPTD Dishub Pangkalpinang, Willy.

Menurutnya, tudingan tersebut tidak berdasar dan setelah dilakukan klarifikasi akhirnya meruap tanpa bekas. “Oh yang bulan kemarin ya bang? Iya itu diakui oleh yang bersangkutan cuma hoaks saja,” ujarnya membuka sesi wawancara singkat di ruangannya.

Willy bilang, justru pihak UPTD Dishub Pangkalpinang meminta bukti otentik adanya dugaan pungli yang dituduhkan sepihak pada instansi yang dipimpinnya.

“Asal tahu saja bang, kami ini -terutama saya- sejak Tahun Anggaran 2020 yang lalu berhasil melakukan peningkatan penerimaan PAD parkir sebesar ± 700 juta rupiah dari sebelumnya berada di kisaran angka 300 jutaan. Jadi secara logika saja, untuk apa kami mengurusi hal-hal remeh seperti yang ditudingkan ke kami,” sebutnya.

Selain itu, sambung Willy, pihaknya juga tersambung dengan sistem keuangan daerah yang terintegrasi, sehingga kecil kemungkinan adanya penyelewengan PAD seperti tuduhan yang ramai di sosial media.

“Yah kami mengerti mungkin ada juga pihak yang salam kenal, namun seharusnya kedepannya bisa lebih bijak lagi. Saya beberapa waktu yang lalu pernah rapat di Dewan dan melontarkan pertanyaan pada floor tolong sebutkan ke kami di wilayah mana di Indonesia yang manajemen parkirnya tidak selalu dalam upaya perundungan para pihak? Hampir nihil bang, sebab memang perparkiran cukup seksi untuk dibahas,” pungkasnya. (LH).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *