Rapat Evaluasi Bersama Kabinet Baru, Walikota Pgk : Efisiensi Serta Target Pencapaian Retribusi Jadi Sorotan

  • Bagikan

Pangkalpinang atensipublik.com – Rapat Evaluasi Kinerja, Fisik, dan Keuangan APBD Pemkot Pangkalpinang digelar Senin 18 Mei 2026 ini di Ruang Rapat Baperrida Komplek Perkantoran Pemerintahan Kota Pangkalpinang.

Dalam rapat yang dihadiri oleh jajaran teras Pemkot Pangkalpinang seperti Walikota Pangkalpinang, Profesor Saparudin Masyarif, Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Plh Sekda Pemkot Pangkalpinang Budiyanto, Kepala Inspektorat Pemkot Pangkalpinang, Kepala Baperrida Pemkot Pangkalpinang serta jajaran Kepala OPD, Camat dan Lurah seantero Kota Pangkalpinang.

Budiyanto membuka rapat dengan menjabarkan pencapaian retribusi jasa umum, jasa usaha, dan perizinan yang masih jauh dari target, dengan retribusi jasa usaha baru mencapai 13,86% dan perizinan tertentu hanya 58,5%.

Fokus utama adalah perlunya kerja keras seluruh OPD untuk meningkatkan pendapatan, terutama karena sebagian besar OPD belum memenuhi target 100%. “Kondisi kas daerah dan silpa, dengan sisa dana yang dapat digunakan untuk APBD Perubahan 2026 diperkirakan antara 6 hingga 10 miliar rupiah,” Budiyanto membuka taklimatnya.

Efisiensi anggaran, sambung Budiyanto, khususnya perjalanan dinas, diharapkan dapat menambah ruang fiskal. Selain itu, percepatan program aset daerah seperti rumah guru dan optimalisasi pemanfaatan aset dengan pihak ketiga menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan PAD.

“Untuk itu, mari kita dengarkan arahan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memastikan realisasi target dan efisiensi anggaran,” pungkasnya.

Ketika menyampaikan orasi setelah Sekda, Walikota Pangkalpinang menekankan bahwa yang pertama setelah ini akan ada pertemuan khusus lagi, untuk disampaikan program- program strategis dari visi misi kami berdua, agar dapat mengetahui dan memahami walaupun itu sudah tercantum dalam RPJMD..

“Agar apa? Agar bisa sinergi satu sama lain tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Contoh misalnya dalam mengurusi masalah pasar parkir semrawut, jadi rasa- rasanya agak aneh ketika sudah diberi amanah untuk menata dengan baik tapi semrawut,” tukas Prof. Saparudin.

Baik itu isu pasar isu sampah, sambung Walikota, sejatinya harus langsung dikerjakan tapi aksi untuk menyelesaikannya, bagaimana ini bisa selesai dan bagaimana bisa terlaksana dengan baik.

“Saya apresiasi soal pajak di angka 33,98% Kita bekerja dalam 4 triwulan ada beberapa OPD yg tertinggal. Secara umum, perkiraan saya 20-25% Juni bisa mencapai kisaran 50% retribusi sudah bagus dalam range itu,” katanya.

Perlu diketahui, dalam paparan awal Plh Sekda Pangkalpinang di paragraf atas tadi, ada empat poin penting yang perlu digarisbawahi dalam Rapat tadi, yakni soal peningkatan target retribusi, seluruh OPD diminta meningkatkan kinerja agar dapat mencapai hasil 100%, dan seluruh OPD dan dewan diminta melakukan efisiensi anggaran, khususnya perjalanan dinas, dan melaporkan hasilnya. (LukmanHakim).

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *