Hasil Lomba O2SN Sempat Melenceng, Diknas Pemkot: Kami Putuskan Sesuai Putusan Pertama Dewan Juri

  • Bagikan
Rapat para pihak memutuskan pemenang lomba O2SN tingkat Kota cabang pencak silat

Pangkalpinang atensipublik.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kota Pangkalpinang resmi dibuka pada Mei 2026 yang diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SD dan SMP, baik sekolah negeri maupun swasta, Jumat 5 Juni 2026.

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) ini digelar di Gedung Nasional pada medio Mei 2026 kemarin.

Menariknya, ada insiden kecil yang imbasnya ternyata cukup besar pada kesehatan mental anak didik yang ikut lomba cabang olahraga pencak silat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, anak peserta didik , Athifa dzakiyah asal SDN 10 sebenarnya sudah ditetapkan sebagai pemenang oleh dewan juri yang bertugas.

“Menetapkan, Athifa Dzakiyah asal SD 10 sebagai pemenang dengan nilai 9,885,” ucap tayangan video yang disaksikan oleh redaksi.

Masalah kemudian timbul, ketika urutan kedua yang seharusnya menerima keputusan dewan juri tersebut, justru bersikeras untuk jadi urutan pertama.

Bukan saja melakukan protes, yang lebih ajaibnya lagi adalah, memposting tayangan video di platform media sosial perihal jalannya lomba.

“Dengan menayangkan tiga video yang membandingkan ketiga peserta sedang beraksi. Yang jadi pertanyaan adalah kolom komen di akun tersebut justru bertendensi provokasi hingga menyentuh bullying pada dahlia, sehingga sempat kami membawanya ke psikiater untuk therapy,” sesal orangtua Athifa .

Menyikapi hal tersebut, orangtua pemenang lomba cabor pencak silat ini berinisiatif untuk meminta pendampingan media (kejarberitanews dan atensipublik) untuk akhirnya pihak media meminta klarifikasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Pangkalpinang.

“Untuk permasalahan ini ku meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Tidak ada maksud dariku untuk memperkeruh suasana, besok kami akan panggil semua pihak yang berkepentingan untuk duduk bersama menyatukan pendapat,” ucap Alhatas dari Dinas Dikbud Pemkot Pangkalpinang pada Kamis siang 4 Juni kemarin.

Alhasil, pada Jumat pagi tadi berlokasi di ruang pertemuan Dinas Dikbud Pemkot Pangkalpinang digelar pertemuan yang membahas adanya kekeliruan pengumuman pemenang. “Jadi kita sepakat ya bapak ibu, untuk menerima hasil pengumuman yang pertama kali diumumkan dewan juri. Jika ada kekhilafan atau kesalahan kami mohon dimaafkan,” ucap Alhatas di depan para orangtua murid.

Dengan demikian, maka untuk posisi pemenang lomba O2SN cabang olahraga Pencak Silat Tingkat Kota Pangkalpinang tidak berubah seperti insiden sebelumnya. Pemenang -Athifa- tetap berposisi sebagai urutan pertama dengan nilai 9,885. (Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *