Setelah Mesjid Jamik dan Mesjid Tuatunu, Walikota Pangkalpinang Lepas Calhaj Dari Masjid Kubah Timah

  • Bagikan
Walikota Pangkalpinang saat memberi sambutan acara pelepasan calhaj kota Pangkalpinang

Pangkalpinang atensipublik.com – Sebanyak ratusan jamaah haji asal kotamadya Pangkalpinang pada Kamis 30 April 2026 ini menyesaki Mesjid Kubah Timah. Mereka secara simbolis akan dilepas keberangkatannya oleh Walikota Pangkalpinang Prof.Saparudin Masyarif, Phd.

Dalam pantauan media atensipublik, sebanyak 291 orang calhaj akan dibagi pada dua kloter (delapan dan sembilan -red) keberangkatan, untuk kloter 9 akan masuk asrama haji mulai tanggal tiga Mei sementara jadwal keberangkatan empat Mei.

Acara yang disesaki ratusan jamaah dalam Mesjid Kubah Timah tadi, turut dihadiri juga oleh.Ibu Wakil Walikota Dessy Ayutrisna, Ibu Hj. Susanti, unsur Forkopimda Kota Pangkalpinang perwakilan Polresta Pangkalpinang, perwakilan Kejari Pangkalpinang, perwakilan Pengadilan Negeri kota Pangkalpinang, Sekda Pemkot Pangkalpinang dan para asisten, OPD, Camat, Lurah se-pangkalpinang

Dalam taklimatnya, Walikota Pangkalpinang menyebutkan setidaknya ada dua Wakil Bupati yang ikut serta dalam rombongan calon jamaah haji.

“Oia, diantara jamaah baru masuk informasi ternyata ada Wabup Bangka Tengah dan istri, serta.Wakil Bupati Bangka Selatan dan Suami,” ucap Bang Udin.

Menurut Walikota, di negeri kita ada kearifan lokal yang tertanam pada masyarakat Pangkalpinang, yaitu untuk menyambut keberangkatan calon jemaah haji, perayaan dimulai berjenjang mulai dari pihak keluarga, di lingkungan sekitar rumah, warga kelurahan dan mesjid-mesjid terdekat.

“Kalau dulu masyarakat jika berangkat haji bisa tiga sampai empat bulan, jadi benar-benar dilepas. Nah, kalau sekarang belum sampai juga, sudah video call, sudah bertemu lagi dengan keluarga. Jadi Alhamdulillah berkat teknologi kita bisa terhubung dengan mudah,” terang Walikota.

Walikota Pangkalpinang dan Ibu Hj.Susanti

Calon jamah haji asal kota Pangkalpinang, juga diminta oleh Walikota agar tidak melakukan video call secara sembarangan didalam lingkungan Masjidil Haram, sebab sudah banyak kejadian jamaah haji yang diberi teguran oleh Askar.

“Nah disana juga kalau mau video call jangan di mesjid karena sudah ada peringatannya,” pesan Walikota.

Bukan cuma itu, Walikota juga turut membahas perihal istimewanya maqom para calon jamaah haji. Dimana menurut Walikota, calon jamaah haji adalah tamu Allah yang terpilih karena, kata Walikota, ada yang sudah menunggu dari 5 tahun, 15 tahun bahkan sampai 20 tahun.

“Ada juga yang sudah menunggu-nunggu seperti tadi 5 sampai 20 tahun tapi sudah keburu dipanggil ke alam kubur jadi pergi haji memang harus benar-benar mampu baik secara zahir dan bathin,” bebernya.

Jadi, sambung Walikota, hasil dari ibadah haji nanti, jamaah akan terlihat makin sabar, makin baik lagi, maupun di rumah, di kantor dan di masyarakat.

Penyerahan syal identitas calhaj asal Pangkalpinang oleh Walikota

“Dengan mengucap bismillahi majreeha wa mursaha inna rabbi laa ghafurrahiim dengan ini saya lepas secara resmi calon jamaah haji asal Pangkalpinang,” pungkas Walikota Pangkalpinang. (LH)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *