Jakarta atensipublik.com – Setelah setahun delapan bulan memerintah Indonesia, pemerintahan Prabowo Gibran kembali didemo mahasiswa. Kali ini mereka memakai episentrum kegiatan di Bundaran HI, sebelum akhirnya dihalau oleh petugas gabungan TNI/POLRI, Jumat 12 Juni 2026.
Aksi yang mengusung tajuk “Aksi Menuju Indonesia Bangkrut” itu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di kawasan Bundaran HI. Demonstrasi tersebut merupakan hasil konsolidasi sejumlah elemen mahasiswa di lingkungan Universitas Indonesia yang menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Melalui berbagai kanal media sosial, BEM UI mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk ikut menyampaikan aspirasi terkait kondisi ekonomi, kebijakan publik, serta arah pemerintahan saat ini.
Dalam aksi hari ini, mahasiswa membawa 5 tuntutan utama kepada pemerintah, yaitu:
1. Menghentikan pemborosan APBN.
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Mengakhiri praktik militerisme di ranah sipil.
5. Meminta Presiden Prabowo mengakui dan bertanggung jawab atas kebijakan yang dinilai keliru.
BEM UI menilai berbagai persoalan ekonomi, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga harga bahan bakar, semakin membebani masyarakat. Karena itu, tuntutan tersebut menjadi fokus utama dalam aksi yang digelar hari ini.
Sementara itu, pihak kepolisian telah mengingatkan adanya potensi kemacetan di sekitar lokasi demonstrasi. Pengguna jalan disarankan menghindari area Bundaran HI dan memilih jalur alternatif untuk mengurangi risiko terjebak kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.(***)









