Demo Aliansi Rakyat Babel Antiklimaks, Timeline Waktu Demo Bertepatan Hujan Lebat 

  • Bagikan

Pangkalpinang atensipublik.com – Musim pancaroba yang sedang betah menggayuti langit Provinsi Kep Bangka Belitung, seolah jadi saksi kurang ‘direstuinya’ aksi unjuk rasa dua ratusan massa di halaman kantor Gubernur Provinsi Kep Bangka Belitung, Senin 5 Januari 2026.

“Sekitar dua ratusan massa pak, tuntutannya soal pembebasan rekan penambang yang sekarang ditahan pihak APH,” sebut seorang petugas Satpol PP Provinsi Kep Bangka Belitung yang enggan disebutkan namanya.

Aksi ini merupakan pengejawantahan dari woro-woro yang telah masif dilakukan dua pekan sebelumnya, baik antar grup-grup pertemanan di WhatsApp maupun di ranah social media.

Dalam narasi yang beredar sebelumnya, aksi unjuk rasa ini selain meminta ‘keadilan’ atas nasib para penambang yang dicokok petugas, mereka juga rencananya akan meminta solusi atas situasi kuldesak yang dirasakan oleh para masyarakat penambang. Bahkan jumlah peserta pun disebutkan dengan rencana ± 3000 massa aksi.

“”Mereka bukan perampok, mereka bukan pencuri, mereka tidak jualan narkoba. Hanya berusaha dengan tangan mereka sendiri memenuhi perut keluarga mereka. Bukan juga mereka mencari kaya,. Yang kita lakukan bukan melawan pemerintah, apalagi anarkis tetapi hanya meminta pertanggung- jawaban dari Gubernur,”” pekik Batara Harahap salah satu inisiator Demo di tayangan video tiktok.

Meski begitu, aksi demo yang akhirnya menerbitkan rasa kecewa para pedagang kaki lima tersebut, patut diapresiasi perihal ketertiban dan kondusifitas massa aksi. “Kupikir yang datang ramai pak, taunya cuma sebentar saja massa yang datang,” sungut Aminah warga Pangkalanbaru yang berjualan gorengan di pinggir trotoar depan kantor Gubernur Kep Bangka Belitung. (LH)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *