Kakam Ngesti Rahayu: Bantuan Hibah Jembatan Kampung Ini Dari Pemerintah Melalui BPBD Untuk Masyarakat

  • Bagikan

Lampung Tengah, Atensi Publik, –

Menanggapi berbagai pertanyaan dan sorotan masyarakat terkait pembangunan Jembatan Ngesti Rahayu, Riduan, Kepala Kampung Ngesti Rahayu memberikan penjelasan resmi dan klarifikasi mengenai asal usul anggaran, proses perencanaan, hingga pelaksanaan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Dalam keterangannya, Riduan menegaskan bahwa pembangunan fasilitas penghubung wilayah tersebut sepenuhnya merupakan bantuan hibah yang telah direncanakan sejak lama.

Kepala Kampung Ngesti Rahayu dalam pernyataannya, Sabtu (30/5/2026), menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bersumber dari Anggaran Bantuan Keuangan atau Hibah yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ia menegaskan, usulan pembangunan ini bukanlah inisiatif mendadak, melainkan sudah masuk dalam daftar prioritas dan diusulkan secara resmi oleh pihak kampung sejak tahun 2019 silam.

“Perlu kami jelaskan kepada seluruh masyarakat, bahwa pembangunan Jembatan Ngesti Rahayu ini merupakan bantuan atau hibah yang kami dapatkan dari BPBD.

Usulan dan permohonan hibah ini sebenarnya sudah kami ajukan jauh sebelumnya, tepatnya sejak tahun 2019. Jadi ini adalah hasil dari perjuangan dan perencanaan kami yang panjang demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tegas Riduan

Terkait besaran nilai anggaran yang tertuang dalam dokumen pekerjaan dan sempat menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, Kepala Kampung menjelaskan bahwa nilai nominal yang ada bukanlah penentuan sepihak dari pemerintah kampung, melainkan hasil perhitungan teknis yang akurat dan mendalam.

Nilai pagu anggaran tersebut telah ditetapkan berdasarkan hasil survei, pengukuran, dan penilaian teknis yang dilakukan langsung oleh tim teknis dari BPBD selaku pemberi bantuan.

“Untuk soal besaran nilainya, masyarakat tidak perlu khawatir atau meragukan.

Angka yang tertera itu murni hasil penilaian tim pembangunan dan tim teknis dari BPBD. Mereka yang turun ke lokasi, menghitung volume, menentukan spesifikasi bahan, dan menghitung biaya yang dibutuhkan agar jembatan ini kokoh, aman, dan berstandar teknis.

Kami hanya menerima hasil penilaian dan ketentuan yang telah disusun oleh tim ahli mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan hasilnya berkualitas, proses pengerjaan senantiasa diawasi secara ketat dan berjenjang.

Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kampung, namun ada tim konsultan pengawas yang ditunjuk serta tim teknis dari BPBD yang rutin memantau kemajuan pekerjaan dari awal hingga akhir.

“Setiap tahapan pekerjaan selalu kami awasi bersama. Ada konsultan pengawas yang memantau kualitas, ada tim dari BPBD yang memverifikasi kesesuaian bahan dan volume, serta pemerintah kampung yang ikut mengawal agar tidak ada penyimpangan. Kami ingin memastikan uang negara yang dipercayakan kepada kami digunakan sebaik-baiknya dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Hal yang juga menjadi poin penting dalam klarifikasi ini adalah mengenai pelaksana pekerjaan. Kepala Kampung menegaskan, pembangunan jembatan ini tidak diserahkan kepada perusahaan atau pihak ketiga luar, melainkan dikerjakan sendiri oleh warga setempat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ngesti Rahayu.

Langkah ini diambil agar manfaat ekonomi dari proyek pembangunan juga dirasakan langsung oleh warga kampung.

“Pembangunan ini kami serahkan pelaksanaannya kepada Kelompok Masyarakat atau Pokmas Ngesti Rahayu.

Jadi tenaga kerja yang bekerja adalah putra-putri terbaik warga kita sendiri. Selain mempercepat pekerjaan, hal ini juga bertujuan agar nilai manfaat ekonomi dari proyek ini berputar di masyarakat kita, serta meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab warga terhadap fasilitas yang dibangun,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Kepala Kampung berharap dengan adanya klarifikasi ini, segala keraguan dan informasi yang belum lengkap di masyarakat dapat terjawab dengan jelas. Ia juga mengajak seluruh warga untuk mendukung kelancaran pembangunan demi terciptanya infrastruktur yang memadai guna menunjang perekonomian dan mobilitas warga Ngesti Rahayu ke depannya.

“Sekali lagi kami tegaskan, semuanya berjalan sesuai prosedur, transparan, dan diawasi. Kami berkomitmen mempertanggungjawabkan setiap prosesnya.

Mari kita dukung bersama agar jembatan ini segera selesai dan bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.***

(Red APPI)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *